Selamat Natal, Momen Debat Tahunan

Sudah lama sekali sebetulnya ingin membahas hal ini, tapi, entah kenapa ada saja alasan yang mengurungkan niat tersebut. Mungkin takut. En...

Sudah lama sekali sebetulnya ingin membahas hal ini, tapi, entah kenapa ada saja alasan yang mengurungkan niat tersebut. Mungkin takut. Entah. Tapi, sekarang gua rasa sudah saatnya untuk mengambil sikap dan mengutarakan pendapat.

Tanggal 25 Desember hanya tinggal hitungan hari. Setiap tahunnya selalu saja ada perdebatan tentang boleh tidaknya mengucapkan selamat natal bagi seorang muslim kepada yang merayakan. Baik di sosial media maupun secara langsung. Setiap tahun pula gua disuguhkan dengan perdebatan yang terkadang dilengkapi dengan umpatan dan cacian.

Di twitter, setiap tahun, mata ini selalu disuguhkan dengan perdebatan antara ’si yang mengucapkan’ selamat natal dan ‘si yang tidak mengucapkan’. Yang mengucapakan menuding “ah dasar islam radikal” dan yang tidak mengucapkan menuding “ah dasar kafir”. Bicara soal toleransi antar umat beragama dan di saat yang bersamaan terjadi tindak intoleran. Lucu.

Dan yang lebih lucu adalah, ketika gua menyadari bahwa kedua kawan tersebut sama-sama jarang solat. Ingin rasanya tertawa dan menangis di saat yang bersamaan.

Jujur, gua tidak mengucapkan selamat natal (dengan alasan pengetahuan gua yang terbatas) karna buat gua, toleransi bukan berarti berpartisipasi. Gua tidak mengusik kawan-kawan gua yang nasrani untuk merayakan natal. Juga tidak keberatan bila seorang kawan muslim mengucapkan selamat natal.

Dengan catatan, mengucapkan atau tidak, tetap harus dengan landasan pengetahuan. Bukan semata agar dianggap toleran atau taat.

Mari sama-sama menghargai pilihan masing-masing.



31 comments:

  1. Eeee dzawin dzawin sumber air sudekat .

    Jujur, gua tidak mengucapkan selamat natal (dengan alasan pengetahuan gua yang terbatas)

    Langkah yg pas bosqueee..

    ReplyDelete
  2. Bah.. gak nyangka aq bang isinya begini, my lovely part is "jujur, gua tidak mengucapkan selamat natal (dengan alasan pengetahuan gua yang terbatas). Sama kita tuu, pokoke sami'na wawatho'na yakan bang, sukses terus bang, semoga rezekinya makin berkah.. aamiin..

    ReplyDelete
  3. Belajar menghormati perbedaan sikap merupakan definisi dari toleransi. Namun pada dasarnya Natal merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Isa a.s. dan Maulid Nabi Muhammad pun merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw.
    Lalu bagian mana yang menjadi batasan suatu agama untuk tidak berpartisipasi dalam Natal ataupun Maulid Nabi Muhammad?
    Silakan sikapi sesuatu dgn bijak dan tabbayun. Maaf apabila ada perkataan saya yg tidak mengenakan. #SpreadLove

    ReplyDelete
  4. Halo abang . Posting lagi dong biar bacanya lamaan

    ReplyDelete
  5. Saya malah bingung dengan mana yang mengucapkan mana yang nggak .. maaf karena pengetahuan gua yang terbatas

    ReplyDelete
  6. Setuju, toleransi itu tidak harus selalu mengikuti. Dengan membiarkan mereka merayakan tanpa mengusik . Itu toleransi yg terbaik :)

    ReplyDelete
  7. Bro, maaf lari dari tajuk. Ko apasal tak join maharajalawak tahun ni? sebab dah kaya ek? haha

    ReplyDelete
  8. Mantap.. Gini kek bang bahas yg berfaedah dikit.. Sedikit tp ngena.. Lanjutkan bos que..

    ReplyDelete
  9. Saya mengucapkan, bukan karena percaya. Tapi lebih kepada penghormatan dan persatuan. Tidak ada hal prinsip yang berubah sedikit pun dari saya mengatakan hal tersebut. Hanya basa basi saja. Jadi gausah deh extremist gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. extremkst itu saya maksudnga?
      Hahahahaha baru saja saya bahas.

      Delete
  10. Terbaik abangku satu ini πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  11. Jawin...
    Mantap...tambah lagi post nya

    ReplyDelete
  12. Baru tau ternyata bang dazwin ngeblog juga mantul dah 😍

    ReplyDelete
  13. Ya beda2 tafsir sih, kebenaran hanya milik Nya. Yang membeda-bedakan toh manusia, Tuhan nya ya satu

    ReplyDelete
  14. Bang, terus bikin tulisan-tulisan opini gini Bang hehe insighful banget, buat selingan Al-Komenu hehehe.

    ReplyDelete
  15. baru bgt baca. penyampaiannya sangat baik!

    ReplyDelete